Kamis, 16 Oktober 2014

Tuhan akan Mencukupi

Dear Sky...


Lama sekali tak bersua denganmu. kali ini aku sudah tidak dapat membendung kesedihanku. bahkan mengutarakan dan menumpahkan isi hatiku pada Tuhan dengan menitikkan air mata sekali pun belum cukup untuk melegakan hatiku. mungkin ku perlu secara khusus curhat dengan Tuhan lagi.

Permasalahan yang kuhadapi sangat menyedihkan hatiku, mereka yang kupercayai dan kusayangi dengan sepenuh hatiku. bahkan aku rela meluangkan waktu dan berakhir sia-sia hanya untuk mereka tak pernah menganggapku, walupun hanya sebagai teman biasa.

aku tidak tahu, masalah teman ini sangat mengusikku. mungkin karena aku sudah menganggap mereka spesial dalam hidupku. tapi aku harus sadar tidak semua orang bisa berteman dengan tulus. bahkan kata-kata kasar yang tak pernah kulontarkan pada siapapun karena itu menyakitkan mereka lontarkan kepadaku.Sungguh, aku tidak habis pikir. 

Ahhh... Mungkin hanya aku yang bodoh dan jatuh cinta terlalu dalam dengan pertemanan ini dan beranggapan mereka semua seperti ekspektasiku. 

Sekarang, aku hanya bisa berdoa dan menyerahkan semuaNya ke dlam tangan Tuhan. Semoga Tuhan mencukupkan hatiku dengan kebahagiaan lain dan melmberiku Keterlepasan.

Thanks a lot sky to listening my story, Missing U a lot

Love, Rina

Minggu, 24 Agustus 2014

Poem by Amatu'l-Baha Ruhiyyih Khanum


THIS IS FAITH
  by Amatu'l-Baha Ruhiyyih Khanum

To walk where there is no path 
To breathe where there is no air 
To see where there is not light- 
This is Faith. 

To cry out in the silence, 
The silence of the night, 
And hearing no echo believe 
And believe again and again- 
This is Faith. 

To hold pebbles and see jewels 
To raise sticks and see forests 
To smile with weeping eyes- 
This is Faith. 

To say: "God, I believe" when others deny, 
"I hear" when there is no answer, 
"I see" though naught is seen- 
This is Faith. 

And the fierce love in the heart, 
The savage love that cries Hidden Thou art yet there ! 
Veil Thy face and mute Thy tongue 
yet I see and hear Thee,
Love, Beat me down to the bare earth, 
Yet I rise and love Thee, Love !" 
 This is Faith. 

Selasa, 03 Juni 2014

AKULAH ANGIN SENJA ITU




 
Bantul, 14 Agustus 2013

AKULAH ANGIN SENJA ITU


 Oleh: Rinawati

Menapaki pematang sawah senja itu,
Memandangi langit ranum,
Berwarna jingga,

Kakiku terus berjalan,
Sembari mataku menengadah,
Hidungku menghirup aroma batang padi,
yang menentramkan hingga ke ubun-ubunku

Perlahan kurentangkan tanganku,
ku bentangkan jemariku,
Tak ingin ku berfikir A, B, ataupun C
Ku hanya ingin menikmati kehadiranmu,
Tidak....
itu tidak cukup...
Ku ingin meminjam peranmu, 
Menjadi Angin yang bebas,
lepas dan dirindukan

Ya..
Akulah sang Angin,
Di pematang sawah,
Senja itu...








Sabtu, 08 Maret 2014

Puisi Cinta???



Kekuatan Cinta

Oleh: Rinawati


Orang bilang,
Dikala cinta sudah merasuk,
Dan dikala hati telah terpaut
Maka tak ada yang mustahil
Dan tak mungkin
                Dulu...
                Ku tak yakini
                Ku tak pahami
                Bahkan, ku menyangsi
                Hingga akhirnya kualami
Dia yang dahulu hanya dapat kulihat,
Kupandang dan amati
Bertekuk lutut
Menyerahkan hati
Dihari penuh kasih
14 Februari
                Oh...
                Inikah namanya cinta?
                Atau...
                Inikah kekuatan cinta?

Why Not Happy???








Selasa, 22 Oktober 2013

Kutipan Tentang Pemuda-i

"Diberkatilah dia yang pada puncak masa mudanya dan pada masa kejayaan kehidupannya, akan bangkit untuk mengabdi kepada Agama Tuhan, Raja dari yang awal dan yang akhir. Dan menghiasi kalbunya dengan cinta-Nya, penjelmaan Rahmat sedemikian rupa lebih besar dari penciptaan langit dan bumi. Diberkatilah bagi mereka yang teguh, dan beruntunglah bagi mereka yang kokoh."


                                                                                                         -Baha'u'llah-

Sabtu, 19 Oktober 2013

One Planet One People, Please!

One Planet, One People, Please!


Gambar atau tempelan ini aku buat sebagai karya seni dari kertas untuk memenuhi prasyarat keikutsertaan dalam pemilihan pengurus organisasi di kampus. Tapi sayangnya aku tidak di terima sebagai anggota. Sedih pasti sedih, kecewa pasti kecewa, sangat malah. hahaha
Namun dibalik rasa sedih dan kecewa, aku percaya bahwa Tuhan punya rencana sendiri buatku yang lebih baik dari semua rencana yang ada di otakku yang tak lebih besar dari ukuran kepalaku. 

Jadi, gambar ini aku dedikasikan buat semua keluarga, teman, dan orang-orang yang tinggal di bumi

Gambar ini menceritakan tentang indahnya hidup dalam rasa satu. Kenapa kok SATU bukan BERSATU? Karena pada hakekatnya tidak ada yang membedakan manusia, kita diciptakan oleh Tuhan yang SATU, tinggal di bumi yang SATU, menghirup udara yang sama, bahkan minum air yang sama. jadi logikanya ngapain BERSATU, toh kita udah SATU dari dulu. Iya kan?

Aku harap, gambar yang tidak begitu berharga ini bisa menginspirasi dan mengurangi deskriminasi antar umat manusia. Aku bermimpi bisa melihat bumi yang satu, berisi manusia yang satu, walaupun warna kulit mereka berbeda, agama mereka berbeda, budayanya berbeda, dll. Tapi mereka punya VISI yang SAMA yakni bersama-sama membangun kemajuan bagi orang lain dan diri mereka. Seperti sayap yang bahu membahu untuk bisa terbang bersama, BUKAN terbang sendiri dan merasa lebih unggul dari yang lain. Karena bersama- sama terbang dalam kemajuan membawa kebahagiaan yang tak terlukiskan. 

AKU PERCAYA MASA ITU AKAN TIBA!!!
 Dengan usaha dari hal-hal kecil mulai dari sekarang. Lakukan apapun yang kamu bisa utuk kemajuan orang lain dan lihatlah pengaruhnya pada kemajuanmu sendiri. Lihatlah betapa hatimu akan diluapi oleh kebahagiaan yang tak terlukiskan.   

#WE ARE ONE <3 




Wake me Up

Lagu kesukaan <3

Inspiratif banget dan menyimpan kenangan ;)

Wake Me Up
By: Avicii

Feeling my way through the darkness
Guided by a beating heart
I can't tell where the journey will end
But I know where to start
They tell me I'm too young to understand
They say I'm caught up in a dream
Well life will pass me by if I don't open up my eyes
Well that's fine by me

So wake me up when it's all over
When I'm wiser and I'm older
All this time I was finding myself, and I
Didn't know? I was lost

So wake me up when it's all over
When I'm wiser and I'm older
All this time I was finding myself, and I
Didn't know? I was lost

I tried carrying the weight of the world
But I only have two hands
Hope I get the chance to travel the world
But I don't have any plans
Wish that I could stay forever this young
Not afraid to close my eyes
Life's a game? made for everyone
And love is a prize

So wake? me up when it's all over
When I'm wiser and I'm older
All this time I was finding myself, and I
Didn't know? I was lost

So wake? me up when it's all over
When I'm wiser and I'm older
All this time I was finding myself, and I
I didn't know? I was lost

I didn't know I was lost
I didn't know I was lost
I didn't know I was lost
I didn't know

Senin, 07 Oktober 2013

Perjumpaan Pertama Lagi

Waw...
Waw...waw...waw... merupakan kata yang mewakili perasaanku saat ini. Benar-benar terasa lama sekali tidak menyambangi blog ini, bukan karena tidak ada cerita yang dapat diceritakan, tetapi karena semakin sedikitnya waktu luang untuk berbagi dan menuangkan semua peristiwa dalam kumpulan paragraf ini.

Hari ini hingga 2 minggu kedepan aku akan menjalani UTS yang akan menguras energi, semangat dan membutuhkan kerja keras serta komitmen yang kuat. Dan tentu saja yang terpenting diatas itu semua adalah bimbingan dan penguatan Tuhan.

Tidak banyak yang bisa kucertakan pagi ini, karena aku harus melanjutkan belajar untuk test siang ini, semoga hasilnya baik. Amin

Dikunjungan selanjutnya, mungkin saat aku bener-bener selo akan ku ceritakan lebih banyak lagi dari yang bisa kuceritakan hari ini.

Ini foto kenangan yang menginspirasi, Keep Spirit!!!



Jumat, 21 September 2012

Artikel_Artikel


PERSATUAN BUMI
Oleh: Rinawati

            Dewasa ini manusia di seluruh penjuru dunia mengalami zaman globalisasi yang di tandai dengan berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi atau biasa disingkat IPTEK. Arus globalisasi membuang sekat yang selama berabad-abad yang lalu berdiri kokoh antara satu bangsa dengan bangsa yang lain. Saat ini kita bisa berhubungan, berbagi informasi, dan belajar tentang berbagai budaya dalam waktu yang bersamaan dimana pun kita berada melalui jaringan internet dan telepon. Jejaring sosial pun seperti facebook, twitter, google+, dan lain-lain, juga memberikan kontribusi terhadap integrasi sosial yang meluas di masyarakat bumi. Semua bangsa berusaha mengikuti integrasi global yang terjadi karena ini merupakan kebutuhan jika tidak ingin tertinggal dari bangsa lain dan secara tidak langsung ini merupakan persatuan bumi yang tidak tertulis, karena bangsa – bangsa di dunia bersama – sama mencapai tujuan yang sama yakni itegrasi global.
            Integrasi global seharusnya di jadikan sebagai wahana untuk saling bertoleransi antar sesama umat manusia, melupakan ras, suku, etnik atau apapun perbedaan yang ada dan mengedepankan pemahaman bahwa manusia adalah satu. Namun kenyataannya, masih saja kita menemukan bahwa di abad yang mengedepankan globalisasi ini penyakit rasisme masih saja menjadi penyakit akut yang tak tersembuhkan, termasuk di Indonesia. Contohnya  di Yogyakarta yang merupakan kota pendidikan, kita banyak menjumpai kos – kosan atau tempat penyewaan rumah yang hanya menerima penyewa yang beragama A, B atau C, atau hanya menerima penyewa dari etnik tertentu, dan suku tertentu. Atau beberapa tragedi yang terjadi beberapa waktu silam seperti “Tragedi Poso” , yang di latar belakangi prasangka keagamaan dan etnik, juga tragedi – tragedi lain yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia yang banyak terjadi dari waktu ke waktu. Sebuah realitas yang memiriskan dan tidak dapat dimengerti mengingat bangsa  ini memiliki banyak keanekaragaman suku, ras, agama, etnik dan budaya. Kesenjangan sosial ini jika terus barlarut – larut akan melemahkan sendi toleransi dan melunturkan semboyan bangsa kita “ Bhineka Tunggal Ika” serta menjadikan negara kita tertinggal dari negara lain. Saat bangsa lain mulai menuju persatuan bumi kita masih saja berkecamuk dengan bangsa kita sendiri, dimana dikotomi atau pengotak – ngotakan masih terjadi.
            Padahal jika kita mengamati sebuah taman yang penuh dengan bunga yang berwarna – warni dengan jenis yang berbeda – beda akan tampak lebih indah, jika dibandingkan dengan taman yang hanya memiliki satu warna dan satu jenis tanaman, pasti akan sangat membosankan. Jadi, jika kita sadar bahwa perbedaan  menjadikan hidup ini berwarna, maka hanya dengan persatuanlah kita bisa mengobati semua penyakit yang ada di bumi saat ini. Dengan cara bertoleransi, berprinsip bahwa manusia adalah satu, dari zat yang sama, maka kedepannya tidak akan ada lagi perselisihan, prasangka, bahkan perang yang di latarbelakangi oleh perbedaan agama, ras, suku, etnik atau apapun perbedaan yang ada. Dan menjadikan bangsa ini siap untuk mencapai integrasi global menuju persatuan bumi bersama bangsa lain.
           

Rabu, 19 September 2012

Panorama Aktifitas Masyarakat Bahá’i

Dibawah ini adalah deskripsi panorama aktivitas masyarakat Bahá’í di dunia namun aktifitas tersebut terbuka untuk orang-orang dari agama lain yang ingin ikut serta.

Institut Ruhi

Institut Ruhi terdiri dari serangkaian kursus mengenai berbagai tema rohani, yang menyangkut topik-topik umum yang ditinjau dari tulisan Bahá’í, seperti kehidupan rohani, prinsip-prinsip persatuan dan kemajuan sosial, pentingnya pendidikian anak-anak, agama sebagai proses pendidikan umat manusia, peranan khusus kaum remaja dalam masyarakat, dan proses transformasi spiritual.
Kursus-kursus itu diselenggarakan dalam bentuk kelompok belajar yang kecil; tidak ada guru dalam kelompok belajar ini, tetapi seorang tutor atau fasilitator membantu para peserta dalam proses pembelajaran. Ciri-ciri khas dari Institut adalah bahwa tiap kursus dipertalikan dengan kegiatan praktis, sehingga konsep-konsep yang dipelajari dijadikan pula sebagai sumbangan terhadap kehidupan masyarakat. Tujuan dari Institut adalah menciptakan “budaya pembelajaran”.

Do’a Bersama

Pertemuan doa bersama diadakan supaya orang-orang dapat berkumpul dan menghadapkan hati mereka pada Pencipta mereka dalam doa. Doa-doa Bahá’í maupun doa-doa dari agama-agama lain dapat dibacakan, sesuai dengan keinginan para peserta. Berdoa mengingatkan kita bahwa, dari keadaan dan latar belakang apa pun, kita semua hanyalah penerima rahmat Ilahi.

Kelompok Belajar Anak

Kelompok belajar bagi anak-anak dirancang untuk memberi anak-anak suatu permulaan yang baik dan berakhlak, serta memberi mereka pengetahuan tentang prinsip-prinsip keagamaan, yang diajarkan melalui cerita, permainan, doa dan kutipan sabda Ilahi.

Kelompok Belajar Remaja

Kelompok belajar remaja (umur 11–14) dibentuk untuk memenuhi kebutuhan rohani dan menyalurkan energi yang bergelora yang dimiliki golongan yang penting itu. Kelompok remaja ini dibantu oleh seorang “animator” yang terlatih untuk memegang peranan fasilitasi program itu.


Selasa, 18 September 2012

KESATUAN OBAT MUJARAB ZAMAN INI

"Agama Tuhan adalah untuk cinta dan kesatuan, janganlah menjadikannya sebagai sebab permusuhan dan perselisihan..."    (Bahá’u’lláh)


Bahá’u’lláh

Tulisan Suci Tentang Kesatuan

Tujuan dasar yang menjiwai Keyakinan dan Agama Tuhan ialah untuk melindungi kepenti-ngan-kepentingan umat manusia dan memajukan kesatuan umat manusia, serta untuk memupuk semangat cinta kasih dan persahabatan di anta-ra manusia.
Bahá’u’lláh
Diberkatilah dan berbahagialah ia yang bangkit untuk memajukan kepentingan-kepentingan terbaik semua kaum dan bangsa di bumi. Dalam ayat lain Dia telah mengumumkan: Kebanggaan tidaklah terletak pada mencintai tanah airnya sendiri, melainkan pada mencintai seluruh dunia. Bumi hanyalah satu tanah air dan umat manusia warganya.
Bahá’u’lláh
Kami sangat senang melihat engkau setiap waktu bergaul dengan penuh persahabatan dan kerukunan di dalam surga rida-Ku, dan Kami sangat suka menghirup dari perbuatan-perbuatanmu bau harum keramah-tamahan dan kesatuan, kasih sayang dan persahabatan. Demikianlah nasihat yang diberikan kepadamu oleh Yang Maha Mengetahui, Yang Maha Setia. Kami akan selalu bersamamu; jikalau Kami menghirup wangi persahabatanmu, kalbu Kami pasti akan bergembira, karena tiada sesuatu pun selain itu yang dapat memuaskan Kami.
Bahá’u’lláh
Inilah Hari saat karunia-karunia Ilahi yang paling unggul telah dicurahkan kepada manusia, Hari saat anugerah-Nya yang paling agung telah diembuskan ke dalam segala ciptaan. Diwajibkan kepada semua bangsa di dunia untuk menyelesaikan perselisihan-perselisihan mereka, dan dengan persatuan dan per-damaian yang sempurna hidup di bawah naungan Pohon pemeliharaan dan kasih-sayang Tuhan. Mere-ka seyogianya berpegang teguh pada apa saja yang mengakibatkan keluhuran martabat mereka di Hari ini, serta yang memajukan kepentingan mereka yang terbaik.
Bahá’u’lláh
Bergaullah dengan semua agama dalam per-sahabatan dan keselarasan, agar mereka dapat menghirup  dari-Mu  keharuman  Tuhan. Berhati-hatilah, jangan sampai api kebodohan menguasai dirimu diantara orang-orang. Segala sesuatu berasal dari Allah, dan kepada-Nyalah semua akan kembali. Ia sumber segala sesuatu dan semua berakhir kepada-Nya.
Bahá’u’lláh

WAHAI ANAK-ANAK MANUSIA!

Tidak tahukah engkau mengapa Kami menjadikan engkau semua dari tanah yang sama?  Supaya yang satu janganlah meninggikan dirinya di atas yang lainnya.  Renungkanlah selalu dalam kalbumu bagaimana engkau dijadikan.  Karena Kami telah menjadikan engkau semua dari zat yang sama, maka adalah kewajibanmu untuk laksana satu jiwa, berjalan dengan kaki yang sama, makan dengan mulut yang sama dan berdiam dalam negeri yang sama, supaya dari wujudmu yang terdalam, dengan perbuatan-perbuatan dan tindakan-tindakanmu, tanda-tanda kesatuan dan hakikat keterlepasan dapat dijelmakan.  Demikianlah nasihat-Ku kepadamu.  Wahai kumpulan cahaya!  Perhatikanlah nasihat ini, supaya engkau memperoleh buah kesucian dari pohon kemuliaan yang gaib.
Bahá’u’lláh



Jumat, 14 September 2012

Berita Yogyakrta


MENGAPA MEMILIH YOGYAKARTA?
Oleh:  Rinawati


Menelusuri kota Yogyakarta yang merupakan kota budaya dan pelajar.  Disebut kota budaya karena di Yogyakarta kita bisa menemukan kraton, candi peninggalan zaman kerajaan, batik dengan berbagai bentuk, wayang, dan budaya tradisional yang masih sangat berkembang dan di junjung tinggi di kota ini. Yogyakarta juga dikenal sebagai Daerah Istimewa Yogyakarta karena kota ini di pimpin oleh Gubernur yang disebut Hamengkubuwono X dan wakil Gubernur yang disebut Paku Alam. Itulah yang membuat kota ini istimewa dibandingkan dengan kota lainnya di Indonesia. Karena budayanya, kita bisa menjumpai wisatawan mancanegara yang banyak berkunjung di Yogyakarta, menjadikan panorama kota Yogyakarta lebih berwarna dengan kehadiran mereka. Pertukaran budaya dan suasanasaling menghargai dan menghormati budaya masing – masing sangat tercermin dari sikap dan keramahan penduduk setempat yang selalu menawarkan kehangatan disetiap senyuman dan tutur katanya.
Yogyakarta juga dikenal sebagai kota pelajar, di kota ini pelajar dan mahasiswa dari hampir seluruh pelosok tanah air melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, bahkan banyak juga yang datang dari mancanegara. Oleh karena itu, kita bisa menemukan begitu banyak sekolah dan universitas yang berkualitas dalam berbagai bidang tertentu yang tentunya terakreditasi dan di akui keunggulannya.
 Mungkin kita merasa heran, mengapa begitu banyak orang yang ingin menempuh pendidikan di kota ini, padahal banyak sekolah – sekolah di kota lain yang tak kalah baik dan berkualitas. Beberapa faktor yang menjadi pertimbangan anak luar pulau ketika ingin melanjutkan sekolah selain pilihan sekolah atau universitas yang baik dan berkualitas adalah biaya hidup, suasana kota, fasilitas umum dan sarana transportasi yang memadai. Di Yogyakarta biaya hidup lebih murah, dengan seribu rupiah saja kita bisa makan walau hanya nasi kucing yang banyak di jumpai di angkringan, atau makanan lain yang sangat ekonomis dan terjangkau. Biaya tempat tinggal pun lebih ekonomis dan banyak pilihan tergantung dari fasilitas yang disediakan. Semakin banyak fasilitas maka semakin banyak yang harus kita bayar. Suasana kota yang masih tenang jika dibandingkan dengan Jakarta menjadikan kota ini sangat pas untuk belajar, lalu lintasnya pun lebih terkendali dan sangat jarang terjadi macet karena masih banyak orang yang menggunakan angkutan umum, seperti bus trans Jogja yang disediakan oleh pemerintah atau pun bus umum lainnya. Di Yogyakarta kehidupan sosialnya masih sangat terasa, keramahan dan sikap saling bersahabat masih terasa kental. Fasilitas umum juga sangat lengkap di Yogyakarta, supermarket, warnet, foto copy, dan berbagai toko yang menyediakan keperluan mahasiswa bertebaran di mana – mana, sehingga bisa dijangkau dengan berjalan kaki menjadikan hidup sebagai mahasiswa terasa mudah. Demikian penuturan beberapa mahasiswa luar pulau mengenai alasan memilih Yogyakarta sebagai kota untuk menempuh pendidikannya.
Selain itu, beberapa mahasiswa lain menuturkan bahwa hanya di Yogyakarta mereka bisa kuliah sekaligus menikmati liburan yang sewaktu – waktu bisa mereka lakukan di libur kuliah. Karena hanya di Yogyakarta kita bisa menemukan kraton, candi, museum, pantai dan tentunya malioboro yang merupakan pusat pernak – pernik kerajinan dan batik yang sangat terkenal. Bagitu banyak pilihan tempat kunjungan dalam satu kota yang terkenemas apik dalam unsur keetnikannya yang mempesona. Sehingga tak salah jika Yogyakarta disebut sebagai kota terpilih bagi pelajar dan mahasiswa.