One Planet, One People, Please!
Gambar atau tempelan ini aku buat sebagai karya seni dari kertas untuk memenuhi prasyarat keikutsertaan dalam pemilihan pengurus organisasi di kampus. Tapi sayangnya aku tidak di terima sebagai anggota. Sedih pasti sedih, kecewa pasti kecewa, sangat malah. hahaha
Namun dibalik rasa sedih dan kecewa, aku percaya bahwa Tuhan punya rencana sendiri buatku yang lebih baik dari semua rencana yang ada di otakku yang tak lebih besar dari ukuran kepalaku.
Jadi, gambar ini aku dedikasikan buat semua keluarga, teman, dan orang-orang yang tinggal di bumi.
Gambar ini menceritakan tentang indahnya hidup dalam rasa satu. Kenapa kok SATU bukan BERSATU? Karena pada hakekatnya tidak ada yang membedakan manusia, kita diciptakan oleh Tuhan yang SATU, tinggal di bumi yang SATU, menghirup udara yang sama, bahkan minum air yang sama. jadi logikanya ngapain BERSATU, toh kita udah SATU dari dulu. Iya kan?
Aku harap, gambar yang tidak begitu berharga ini bisa menginspirasi dan mengurangi deskriminasi antar umat manusia. Aku bermimpi bisa melihat bumi yang satu, berisi manusia yang satu, walaupun warna kulit mereka berbeda, agama mereka berbeda, budayanya berbeda, dll. Tapi mereka punya VISI yang SAMA yakni bersama-sama membangun kemajuan bagi orang lain dan diri mereka. Seperti sayap yang bahu membahu untuk bisa terbang bersama, BUKAN terbang sendiri dan merasa lebih unggul dari yang lain. Karena bersama- sama terbang dalam kemajuan membawa kebahagiaan yang tak terlukiskan.
AKU PERCAYA MASA ITU AKAN TIBA!!!
Dengan usaha dari hal-hal kecil mulai dari sekarang. Lakukan apapun yang kamu bisa utuk kemajuan orang lain dan lihatlah pengaruhnya pada kemajuanmu sendiri. Lihatlah betapa hatimu akan diluapi oleh kebahagiaan yang tak terlukiskan.
#WE ARE ONE <3
Sabtu, 19 Oktober 2013
Wake me Up
Lagu kesukaan <3
Inspiratif banget dan menyimpan kenangan ;)
Wake Me Up
By: Avicii
Feeling my way through the darkness
Guided by a beating heart
I can't tell where the journey will end
But I know where to start
They tell me I'm too young to understand
They say I'm caught up in a dream
Well life will pass me by if I don't open up my eyes
Well that's fine by me
So wake me up when it's all over
When I'm wiser and I'm older
All this time I was finding myself, and I
Didn't know? I was lost
So wake me up when it's all over
When I'm wiser and I'm older
All this time I was finding myself, and I
Didn't know? I was lost
I tried carrying the weight of the world
But I only have two hands
Hope I get the chance to travel the world
But I don't have any plans
Wish that I could stay forever this young
Not afraid to close my eyes
Life's a game? made for everyone
And love is a prize
So wake? me up when it's all over
When I'm wiser and I'm older
All this time I was finding myself, and I
Didn't know? I was lost
So wake? me up when it's all over
When I'm wiser and I'm older
All this time I was finding myself, and I
I didn't know? I was lost
I didn't know I was lost
I didn't know I was lost
I didn't know I was lost
I didn't know
Inspiratif banget dan menyimpan kenangan ;)
Wake Me Up
By: Avicii
Feeling my way through the darkness
Guided by a beating heart
I can't tell where the journey will end
But I know where to start
They tell me I'm too young to understand
They say I'm caught up in a dream
Well life will pass me by if I don't open up my eyes
Well that's fine by me
So wake me up when it's all over
When I'm wiser and I'm older
All this time I was finding myself, and I
Didn't know? I was lost
So wake me up when it's all over
When I'm wiser and I'm older
All this time I was finding myself, and I
Didn't know? I was lost
I tried carrying the weight of the world
But I only have two hands
Hope I get the chance to travel the world
But I don't have any plans
Wish that I could stay forever this young
Not afraid to close my eyes
Life's a game? made for everyone
And love is a prize
So wake? me up when it's all over
When I'm wiser and I'm older
All this time I was finding myself, and I
Didn't know? I was lost
So wake? me up when it's all over
When I'm wiser and I'm older
All this time I was finding myself, and I
I didn't know? I was lost
I didn't know I was lost
I didn't know I was lost
I didn't know I was lost
I didn't know
Senin, 07 Oktober 2013
Perjumpaan Pertama Lagi
Waw...
Waw...waw...waw... merupakan kata yang mewakili perasaanku saat ini. Benar-benar terasa lama sekali tidak menyambangi blog ini, bukan karena tidak ada cerita yang dapat diceritakan, tetapi karena semakin sedikitnya waktu luang untuk berbagi dan menuangkan semua peristiwa dalam kumpulan paragraf ini.
Hari ini hingga 2 minggu kedepan aku akan menjalani UTS yang akan menguras energi, semangat dan membutuhkan kerja keras serta komitmen yang kuat. Dan tentu saja yang terpenting diatas itu semua adalah bimbingan dan penguatan Tuhan.
Tidak banyak yang bisa kucertakan pagi ini, karena aku harus melanjutkan belajar untuk test siang ini, semoga hasilnya baik. Amin
Dikunjungan selanjutnya, mungkin saat aku bener-bener selo akan ku ceritakan lebih banyak lagi dari yang bisa kuceritakan hari ini.
Ini foto kenangan yang menginspirasi, Keep Spirit!!!
Waw...waw...waw... merupakan kata yang mewakili perasaanku saat ini. Benar-benar terasa lama sekali tidak menyambangi blog ini, bukan karena tidak ada cerita yang dapat diceritakan, tetapi karena semakin sedikitnya waktu luang untuk berbagi dan menuangkan semua peristiwa dalam kumpulan paragraf ini.
Hari ini hingga 2 minggu kedepan aku akan menjalani UTS yang akan menguras energi, semangat dan membutuhkan kerja keras serta komitmen yang kuat. Dan tentu saja yang terpenting diatas itu semua adalah bimbingan dan penguatan Tuhan.
Tidak banyak yang bisa kucertakan pagi ini, karena aku harus melanjutkan belajar untuk test siang ini, semoga hasilnya baik. Amin
Dikunjungan selanjutnya, mungkin saat aku bener-bener selo akan ku ceritakan lebih banyak lagi dari yang bisa kuceritakan hari ini.
Ini foto kenangan yang menginspirasi, Keep Spirit!!!
Jumat, 21 September 2012
Artikel_Artikel
PERSATUAN BUMI
Oleh: Rinawati
Dewasa ini manusia di seluruh
penjuru dunia mengalami zaman globalisasi yang di tandai dengan berkembangnya
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi atau biasa disingkat IPTEK. Arus globalisasi
membuang sekat yang selama berabad-abad yang lalu berdiri kokoh antara satu
bangsa dengan bangsa yang lain. Saat ini kita bisa berhubungan, berbagi
informasi, dan belajar tentang berbagai budaya dalam waktu yang bersamaan
dimana pun kita berada melalui jaringan internet dan telepon. Jejaring sosial
pun seperti facebook, twitter, google+, dan lain-lain, juga memberikan
kontribusi terhadap integrasi sosial yang meluas di masyarakat bumi. Semua
bangsa berusaha mengikuti integrasi global yang terjadi karena ini merupakan
kebutuhan jika tidak ingin tertinggal dari bangsa lain dan secara tidak
langsung ini merupakan persatuan bumi yang tidak tertulis, karena bangsa – bangsa
di dunia bersama – sama mencapai tujuan yang sama yakni itegrasi global.
Integrasi global seharusnya di
jadikan sebagai wahana untuk saling bertoleransi antar sesama umat manusia,
melupakan ras, suku, etnik atau apapun perbedaan yang ada dan mengedepankan
pemahaman bahwa manusia adalah satu. Namun kenyataannya, masih saja kita
menemukan bahwa di abad yang mengedepankan globalisasi ini penyakit rasisme
masih saja menjadi penyakit akut yang tak tersembuhkan, termasuk di Indonesia. Contohnya di Yogyakarta yang merupakan kota pendidikan,
kita banyak menjumpai kos – kosan atau tempat penyewaan rumah yang hanya
menerima penyewa yang beragama A, B atau C, atau hanya menerima penyewa dari
etnik tertentu, dan suku tertentu. Atau beberapa tragedi yang terjadi beberapa
waktu silam seperti “Tragedi Poso” , yang di latar belakangi prasangka
keagamaan dan etnik, juga tragedi – tragedi lain yang terjadi di berbagai
daerah di Indonesia yang banyak terjadi dari waktu ke waktu. Sebuah realitas
yang memiriskan dan tidak dapat dimengerti mengingat bangsa ini memiliki banyak keanekaragaman suku, ras,
agama, etnik dan budaya. Kesenjangan sosial ini jika terus barlarut – larut
akan melemahkan sendi toleransi dan melunturkan semboyan bangsa kita “ Bhineka Tunggal Ika” serta menjadikan
negara kita tertinggal dari negara lain. Saat bangsa lain mulai menuju
persatuan bumi kita masih saja berkecamuk dengan bangsa kita sendiri, dimana
dikotomi atau pengotak – ngotakan masih terjadi.
Padahal jika kita mengamati sebuah
taman yang penuh dengan bunga yang berwarna – warni dengan jenis yang berbeda –
beda akan tampak lebih indah, jika dibandingkan dengan taman yang hanya
memiliki satu warna dan satu jenis tanaman, pasti akan sangat membosankan.
Jadi, jika kita sadar bahwa perbedaan
menjadikan hidup ini berwarna, maka hanya dengan persatuanlah kita bisa
mengobati semua penyakit yang ada di bumi saat ini. Dengan cara bertoleransi,
berprinsip bahwa manusia adalah satu, dari zat yang sama, maka kedepannya tidak
akan ada lagi perselisihan, prasangka, bahkan perang yang di latarbelakangi
oleh perbedaan agama, ras, suku, etnik atau apapun perbedaan yang ada. Dan
menjadikan bangsa ini siap untuk mencapai integrasi global menuju persatuan
bumi bersama bangsa lain.
Rabu, 19 September 2012
Panorama Aktifitas Masyarakat Bahá’i
Dibawah ini adalah deskripsi
panorama aktivitas masyarakat Bahá’í di dunia namun aktifitas
tersebut terbuka untuk orang-orang dari agama lain yang ingin ikut
serta.
Institut Ruhi
Institut Ruhi terdiri dari serangkaian
kursus mengenai berbagai tema rohani, yang menyangkut topik-topik
umum yang ditinjau dari tulisan Bahá’í, seperti kehidupan rohani,
prinsip-prinsip persatuan dan kemajuan sosial, pentingnya
pendidikian anak-anak, agama sebagai proses pendidikan umat
manusia, peranan khusus kaum remaja dalam masyarakat, dan proses
transformasi spiritual.
Kursus-kursus itu diselenggarakan dalam
bentuk kelompok belajar yang kecil; tidak ada guru dalam kelompok
belajar ini, tetapi seorang tutor atau fasilitator membantu para peserta
dalam proses pembelajaran. Ciri-ciri khas dari Institut adalah bahwa
tiap kursus dipertalikan dengan kegiatan praktis, sehingga konsep-konsep
yang dipelajari dijadikan pula sebagai sumbangan terhadap kehidupan
masyarakat. Tujuan dari Institut adalah menciptakan “budaya
pembelajaran”.
Do’a Bersama
Pertemuan doa bersama diadakan supaya
orang-orang dapat berkumpul dan menghadapkan hati mereka pada
Pencipta mereka dalam doa. Doa-doa Bahá’í maupun doa-doa dari
agama-agama lain dapat dibacakan, sesuai dengan keinginan para
peserta. Berdoa mengingatkan kita bahwa, dari keadaan dan latar
belakang apa pun, kita semua hanyalah penerima rahmat Ilahi.
Kelompok Belajar Anak
Kelompok belajar bagi anak-anak
dirancang untuk memberi anak-anak suatu permulaan yang baik dan
berakhlak, serta memberi mereka pengetahuan tentang
prinsip-prinsip keagamaan, yang diajarkan melalui cerita,
permainan, doa dan kutipan sabda Ilahi.
Kelompok Belajar Remaja
Kelompok belajar remaja (umur 11–14)
dibentuk untuk memenuhi kebutuhan rohani dan menyalurkan energi
yang bergelora yang dimiliki golongan yang penting itu. Kelompok
remaja ini dibantu oleh seorang “animator” yang terlatih untuk
memegang peranan fasilitasi program itu.
Tautan
Selasa, 18 September 2012
KESATUAN OBAT MUJARAB ZAMAN INI
"Agama Tuhan adalah untuk cinta dan kesatuan, janganlah menjadikannya sebagai sebab permusuhan dan perselisihan..." (Bahá’u’lláh)
Bahá’u’lláh
Tulisan Suci Tentang Kesatuan
Tujuan dasar yang menjiwai
Keyakinan dan Agama Tuhan ialah untuk melindungi
kepenti-ngan-kepentingan umat manusia dan memajukan kesatuan umat
manusia, serta untuk memupuk semangat cinta kasih dan persahabatan di
anta-ra manusia.
Bahá’u’lláh
Diberkatilah dan berbahagialah ia yang
bangkit untuk memajukan kepentingan-kepentingan terbaik semua kaum dan
bangsa di bumi. Dalam ayat lain Dia telah mengumumkan: Kebanggaan
tidaklah terletak pada mencintai tanah airnya sendiri, melainkan pada
mencintai seluruh dunia. Bumi hanyalah satu tanah air dan umat manusia
warganya.
Bahá’u’lláh
Kami sangat senang melihat engkau setiap
waktu bergaul dengan penuh persahabatan dan kerukunan di dalam surga
rida-Ku, dan Kami sangat suka menghirup dari perbuatan-perbuatanmu bau
harum keramah-tamahan dan kesatuan, kasih sayang dan persahabatan.
Demikianlah nasihat yang diberikan kepadamu oleh Yang Maha Mengetahui,
Yang Maha Setia. Kami akan selalu bersamamu; jikalau Kami menghirup
wangi persahabatanmu, kalbu Kami pasti akan bergembira, karena tiada
sesuatu pun selain itu yang dapat memuaskan Kami.
Bahá’u’lláh
Inilah Hari saat karunia-karunia Ilahi
yang paling unggul telah dicurahkan kepada manusia, Hari saat
anugerah-Nya yang paling agung telah diembuskan ke dalam segala ciptaan.
Diwajibkan kepada semua bangsa di dunia untuk menyelesaikan
perselisihan-perselisihan mereka, dan dengan persatuan dan per-damaian
yang sempurna hidup di bawah naungan Pohon pemeliharaan dan kasih-sayang
Tuhan. Mere-ka seyogianya berpegang teguh pada apa saja yang
mengakibatkan keluhuran martabat mereka di Hari ini, serta yang
memajukan kepentingan mereka yang terbaik.
Bahá’u’lláh
Bergaullah dengan semua agama dalam per-sahabatan dan keselarasan, agar
mereka dapat menghirup dari-Mu keharuman Tuhan.
Berhati-hatilah, jangan sampai api kebodohan menguasai dirimu diantara
orang-orang. Segala sesuatu berasal dari Allah, dan kepada-Nyalah semua
akan kembali. Ia sumber segala sesuatu dan semua berakhir kepada-Nya.
Bahá’u’lláh
WAHAI ANAK-ANAK MANUSIA!
Tidak tahukah engkau mengapa Kami menjadikan engkau semua dari tanah
yang sama? Supaya yang satu janganlah meninggikan dirinya di atas
yang lainnya. Renungkanlah selalu dalam kalbumu bagaimana engkau
dijadikan. Karena Kami telah menjadikan engkau semua dari zat yang
sama, maka adalah kewajibanmu untuk laksana satu jiwa, berjalan dengan
kaki yang sama, makan dengan mulut yang sama dan berdiam dalam negeri
yang sama, supaya dari wujudmu yang terdalam, dengan perbuatan-perbuatan
dan tindakan-tindakanmu, tanda-tanda kesatuan dan hakikat keterlepasan
dapat dijelmakan. Demikianlah nasihat-Ku kepadamu. Wahai
kumpulan cahaya! Perhatikanlah nasihat ini, supaya engkau
memperoleh buah kesucian dari pohon kemuliaan yang gaib.
Bahá’u’lláh
Jumat, 14 September 2012
Berita Yogyakrta
MENGAPA MEMILIH YOGYAKARTA?
Oleh: Rinawati
Menelusuri kota
Yogyakarta yang merupakan kota budaya dan pelajar. Disebut kota budaya karena di Yogyakarta kita
bisa menemukan kraton, candi peninggalan zaman kerajaan, batik dengan berbagai
bentuk, wayang, dan budaya tradisional yang masih sangat berkembang dan di
junjung tinggi di kota ini. Yogyakarta juga dikenal sebagai Daerah Istimewa
Yogyakarta karena kota ini di pimpin oleh Gubernur yang disebut Hamengkubuwono
X dan wakil Gubernur yang disebut Paku Alam. Itulah yang membuat kota ini
istimewa dibandingkan dengan kota lainnya di Indonesia. Karena budayanya, kita
bisa menjumpai wisatawan mancanegara yang banyak berkunjung di Yogyakarta,
menjadikan panorama kota Yogyakarta lebih berwarna dengan kehadiran mereka. Pertukaran
budaya dan suasanasaling menghargai dan menghormati budaya masing – masing
sangat tercermin dari sikap dan keramahan penduduk setempat yang selalu
menawarkan kehangatan disetiap senyuman dan tutur katanya.
Yogyakarta juga
dikenal sebagai kota pelajar, di kota ini pelajar dan mahasiswa dari hampir
seluruh pelosok tanah air melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih
tinggi, bahkan banyak juga yang datang dari mancanegara. Oleh karena itu, kita
bisa menemukan begitu banyak sekolah dan universitas yang berkualitas dalam
berbagai bidang tertentu yang tentunya terakreditasi dan di akui keunggulannya.
Mungkin kita merasa heran, mengapa begitu
banyak orang yang ingin menempuh pendidikan di kota ini, padahal banyak sekolah
– sekolah di kota lain yang tak kalah baik dan berkualitas. Beberapa faktor
yang menjadi pertimbangan anak luar pulau ketika ingin melanjutkan sekolah
selain pilihan sekolah atau universitas yang baik dan berkualitas adalah biaya
hidup, suasana kota, fasilitas umum dan sarana transportasi yang memadai. Di
Yogyakarta biaya hidup lebih murah, dengan seribu rupiah saja kita bisa makan
walau hanya nasi kucing yang banyak di jumpai di angkringan, atau makanan lain
yang sangat ekonomis dan terjangkau. Biaya tempat tinggal pun lebih ekonomis
dan banyak pilihan tergantung dari fasilitas yang disediakan. Semakin banyak
fasilitas maka semakin banyak yang harus kita bayar. Suasana kota yang masih
tenang jika dibandingkan dengan Jakarta menjadikan kota ini sangat pas untuk
belajar, lalu lintasnya pun lebih terkendali dan sangat jarang terjadi macet
karena masih banyak orang yang menggunakan angkutan umum, seperti bus trans Jogja
yang disediakan oleh pemerintah atau pun bus umum lainnya. Di Yogyakarta
kehidupan sosialnya masih sangat terasa, keramahan dan sikap saling bersahabat
masih terasa kental. Fasilitas umum juga sangat lengkap di Yogyakarta,
supermarket, warnet, foto copy, dan berbagai toko yang menyediakan keperluan
mahasiswa bertebaran di mana – mana, sehingga bisa dijangkau dengan berjalan
kaki menjadikan hidup sebagai mahasiswa terasa mudah. Demikian penuturan
beberapa mahasiswa luar pulau mengenai alasan memilih Yogyakarta sebagai kota
untuk menempuh pendidikannya.
Selain itu,
beberapa mahasiswa lain menuturkan bahwa hanya di Yogyakarta mereka bisa kuliah
sekaligus menikmati liburan yang sewaktu – waktu bisa mereka lakukan di libur
kuliah. Karena hanya di Yogyakarta kita bisa menemukan kraton, candi, museum,
pantai dan tentunya malioboro yang merupakan pusat pernak – pernik kerajinan
dan batik yang sangat terkenal. Bagitu banyak pilihan tempat kunjungan dalam
satu kota yang terkenemas apik dalam unsur keetnikannya yang mempesona.
Sehingga tak salah jika Yogyakarta disebut sebagai kota terpilih bagi pelajar
dan mahasiswa.
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)