Rabu, 01 Februari 2012

Tidur Melestarikan Kenangan Buruk

Ghiboo.com - Setelah melewati peristiwa tak mengenakan yang memicu stres, semua orang seringkali berjuang untuk mengurangi respon emosional. Ternyata, solusinya adalah membiarkan mata Anda tetap terjaga.
Penelitian yang dilakukan University of Massachusetts, Amherts menemukan temuan unik yang dipublikasikan dalam Journal of Neuroscience mengenai respon emosional seseorang setelah mengalami peristiwa yang menaikkan emosi.
Peneliti menemukan, orang yang memilih tidur untuk melupakan peristiwa yang tak mengenakan justru malah membantu mempertahankan dan memperkuat emosi terkait peristiwa tersebut.
Dalam penelitian, peneliti menunjukkan sejumlah foto kepada 106 pria dan wanita pada layar komputer, termasuk beberapa foto yang bergambar tidak menyenangkan, seperti kekerasan, perang, kecelakaan mobil dan sisanya foto bergambar netral. Kemudian, partisipan disuruh menilai respon emosional mereka dari satu hingga sembilan.
Sekitar 12 jam kemudian, peneliti menunjukkan kembali foto-foto tersebut. Ada beberapa foto baru, namun sisanya masih berupa foto lama. Partisipan kembali diminta menilai respon emosional mereka. Sebelumnya, sebagian partisipan diminta untuk tidur, dan sisanya diminta untuk tetap terjaga.
Partisipan yang tidur tak lama setelah melihat foto tersebut menganggapnya sebagai foto yang mengganggu ketika mereka diminta untuk melihatnya lagi.
Peneliti berkesimpulan bahwa orang yang tidur setelah melewati peristiwa traumatik akan memperkuat memori atau kenangan tersebut untuk kembali, dibandingkan mereka yang tetap terjaga. Para ilmuwan beranggapan bahwa otak memperkuat kenangan sekaligus mengikat respon emosional terhadap kenangan tersebut.
"Apa yang kami temukan adalah tidur tidak hanya melindungi memori Anda tapi juga 'melestarikan' respon emosional yang kita miliki selama peristiwa emosional itu terjadi," ungkap Dr Rebecca Spencer, seperti dilansir melalui Dailymail, Rabu (18/1).

HappY Holiday

Sky_3

Dear Sky.....

Rasa untuk Dia*  belum juga hilang....
Beruntung liburan telah tiba,,,
Mungkin intensitas bertemu yang kurang dapat melunturkan rasa ku pada Dia*,,,,,,
Bantu dan kuatkanku Tuhan......



Sky_2


Dear Sky.....

Hari ini aku harus berurusan dengan Dia*....
Jika bukan karena sesuatu yang sangat penting, aku pun malas untuk bertemu dengannya,,,
Bukan karena rasa itu telah hilang,, melainkan di saat itu dia yang dipilih oleh Dia* sebagai seseorang yang menjadi tambatan hatinya berada di situ....
Entah karena tidak peka dengan ku,,, mereka menampakkan kemesraan mereka,,,
Sangat menyakitkan,, beruntung ada teman yang mengajakku bercengkrama, sehinggaku dapat tertawa lepas walau hati ini sangat Sakit....
Aku memang pantas mendapat medali,,,  meski sakitt melihat mereka namun ku dapat bersikap biasa di depan mereka,,
Walau ketika pulang aku diliputi kesedihan dan kehancuran hati yang parah,, setidaknya aku tetap bisa menjaga martabat ku di hadapan mereka,,,,
Jika aku bisaa,,, ku tak ingin punya rasa ini terhadapnya,,, jika aku bisa aku tak ingin beretemu dengan Dia*,,,
Tapi mungkin Tuhan punya sesuatu di balik ini semua,,,
Mungkin Tuhan inginku belajar menjadi pribadi yang dewasa,,,
Mampu menahan rasa sakit,, tetap tegar,, tidak membenci Dia* dan dia yang dipilihnya,,,,
Mungkin,,, suatu saat nanti aku kan bertemu denganseorang yang lebih baikk,,,
Yang mencintaku dan ku cintai...