Bahá’u’lláh
Tulisan Suci Tentang Kesatuan
Tujuan dasar yang menjiwai
Keyakinan dan Agama Tuhan ialah untuk melindungi
kepenti-ngan-kepentingan umat manusia dan memajukan kesatuan umat
manusia, serta untuk memupuk semangat cinta kasih dan persahabatan di
anta-ra manusia.
Bahá’u’lláh
Diberkatilah dan berbahagialah ia yang
bangkit untuk memajukan kepentingan-kepentingan terbaik semua kaum dan
bangsa di bumi. Dalam ayat lain Dia telah mengumumkan: Kebanggaan
tidaklah terletak pada mencintai tanah airnya sendiri, melainkan pada
mencintai seluruh dunia. Bumi hanyalah satu tanah air dan umat manusia
warganya.
Bahá’u’lláh
Kami sangat senang melihat engkau setiap
waktu bergaul dengan penuh persahabatan dan kerukunan di dalam surga
rida-Ku, dan Kami sangat suka menghirup dari perbuatan-perbuatanmu bau
harum keramah-tamahan dan kesatuan, kasih sayang dan persahabatan.
Demikianlah nasihat yang diberikan kepadamu oleh Yang Maha Mengetahui,
Yang Maha Setia. Kami akan selalu bersamamu; jikalau Kami menghirup
wangi persahabatanmu, kalbu Kami pasti akan bergembira, karena tiada
sesuatu pun selain itu yang dapat memuaskan Kami.
Bahá’u’lláh
Inilah Hari saat karunia-karunia Ilahi
yang paling unggul telah dicurahkan kepada manusia, Hari saat
anugerah-Nya yang paling agung telah diembuskan ke dalam segala ciptaan.
Diwajibkan kepada semua bangsa di dunia untuk menyelesaikan
perselisihan-perselisihan mereka, dan dengan persatuan dan per-damaian
yang sempurna hidup di bawah naungan Pohon pemeliharaan dan kasih-sayang
Tuhan. Mere-ka seyogianya berpegang teguh pada apa saja yang
mengakibatkan keluhuran martabat mereka di Hari ini, serta yang
memajukan kepentingan mereka yang terbaik.
Bahá’u’lláh
Bergaullah dengan semua agama dalam per-sahabatan dan keselarasan, agar
mereka dapat menghirup dari-Mu keharuman Tuhan.
Berhati-hatilah, jangan sampai api kebodohan menguasai dirimu diantara
orang-orang. Segala sesuatu berasal dari Allah, dan kepada-Nyalah semua
akan kembali. Ia sumber segala sesuatu dan semua berakhir kepada-Nya.
Bahá’u’lláh
WAHAI ANAK-ANAK MANUSIA!
Tidak tahukah engkau mengapa Kami menjadikan engkau semua dari tanah
yang sama? Supaya yang satu janganlah meninggikan dirinya di atas
yang lainnya. Renungkanlah selalu dalam kalbumu bagaimana engkau
dijadikan. Karena Kami telah menjadikan engkau semua dari zat yang
sama, maka adalah kewajibanmu untuk laksana satu jiwa, berjalan dengan
kaki yang sama, makan dengan mulut yang sama dan berdiam dalam negeri
yang sama, supaya dari wujudmu yang terdalam, dengan perbuatan-perbuatan
dan tindakan-tindakanmu, tanda-tanda kesatuan dan hakikat keterlepasan
dapat dijelmakan. Demikianlah nasihat-Ku kepadamu. Wahai
kumpulan cahaya! Perhatikanlah nasihat ini, supaya engkau
memperoleh buah kesucian dari pohon kemuliaan yang gaib.
Bahá’u’lláh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar